Arsip Blog

Jumat, 18 Agustus 2017

B a n k

Misalkan anda punya duit satu milyar, anda dikasih dua pilih an untuk menyimpan uang, pertama disimpan di Bang Toyib yang tiga kali puasa dan tiga kali lebaran nggak pulang-pulang, kedua di Bank Mandiri, anda pilih yang mana? pasti semua kompak memilih ke Bank Mandiri.
Kalau anda menyimpan uang satu milyar di Bank, bukti apa yang anda dapat dari bank? Hanya buku tabungan dengan tulisan angka satu milyar dan sebuah ATM.

Kenapa anda lebih memilih Bank Mandiri ketimbang Bang Toyib? Kenapa anda oke-oke saja nyimpan duit satu milyar di bank hanya dicatat pada sebuah buku tabungan? Jawabnya anda percaya sama Bank.

Bank itu adalah lembaga kepercayaan, Bank bekerja atas dasar prinsip-prinsip kepercayaan, orang menyimpan di Bank karena percaya duit yang dia simpan aman dan tidak hilang, nah Bank pun akan dengan hati-hati memakai dan menyalurkan uang simpanan nasabah untuk di pinjamkan kepada pihak lain

Tidak sembarang orang bisa meminjam di Bank, hanya orang-orang tertentu yang layak dipercaya Bank yang bisa meminjam di Bank, siapa yang dianggap layak? Berikut uraiaanya. Jika anda meminjam di Bank untuk bisnis, biasanya bank meminta legalitas usaha komplit seperti SKDU, SIUP, TDP, NPWP, aspek legal menunjukan usaha anda terdaftar pada instansi resmi dan menunjukan ketaatan hukum pada aturan bisnis, kalau tidak punya legalitas bisnis anda di anggap gelap dan tidak layak dapat pinjaman bank, jadi pebisnis yang tidak punya legalitas anggap saja pebisnis gelap.

Legalitas juga menunjukan lamanya usaha anda, semakin lama usia bisnis anda bank semakin percaya, membuktikan usaha anda survive dan bertahan lama, jadi pebisnis yang mengabaikan legalitas menunjukan kurang pahamnya aturan main bisnis.

Syarat lain pinjaman bank adalah laporan keuangan, bank biasanya meminta pencatatan keuangan bisnis kita dua tahun terakhir, mengapa dua tahun? Karena usaha yg sudah dua tahun dianggap sudah layak meminjam, kalau skala UKM biasanya laporan keuangan bisa kompromi dengan menunjukan bukti bon-bon penjualan kita.

Berikutnya pihak bank minta copy rekening koran atau buku tabungan tiga bulan terakhir, bisa dalam bentuk copy rekening koran atau tabungan, kenapa ini diminta? Lagi-lagi menunjukan bonafiditas usaha anda, kalau transaksi hanya tunai, tanpa ada hubungan dengan bank, berarti anda bukan pengusaha yan bank cable, lagipula catatan uang kan mudah direkayasa, copy rekening menunjukan arus keuangan anda lancar, keluar masuk uang ok, bank akan mempertimbangkan anda dapat kredit atau tidak, kalau rekening koran atau tabungan bagus.

Selanjutnya adalah agunan, pinjaman kecil biasanya di bawah 10 juta tidak perlu agunan, kalau anda butuh modal besar bank meminta jaminan dalam bentuk agunan seperti BPKB mobil, Sertifikat Tanah atau deposito, kenapa perlu agunan? Ya karena bank butuh jaminan untuk mengamankan pinjamanya, jika pinjaman anda macet resikonya barang anda disita, Bank biasanya memberi pinjaman 70% dari nilai agunan kita, misal anda mengagunkan Sertifikat rumah yg harganya 100 juta, maksimal pinjaman yg anda dapat adalah 70 juta.

Selesai? Belum, saat anda pertama minjam biasanya pihak Bank meminta copy KTP suami istri untuk BI checking? Nah mahluk apa itu BI checking? BI checking adalah laporan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) yang berisi riwayat kredit/pinjaman seorang nasabah kepada bank atau lembaga keuangan non bank Seperti Pinjaman Bank di Bank Umum dan BPR, pinjaman perusahaan Finance dll.

Riwayat kredit yang bagus atau buruk seorang nasabah terdata dalam data BI-checking pada Sistem Informasi Debitur ( SID ) Bank Indonesia. Jika anda pernah mengambil kredit motor terus nunggak apalagi kabur, maka BI cekling anda jelek, nah kalau BI Cekling jelek, nama baik jelek, maka bank tidak percaya sama anda, ya dampaknya tidak bisa pinjem uang di Bank.

Lah kok ribet bangat sih pinjem duit di bank? Sebetulnya tidak ribet asal bisnis kita dikelola dengan baik, legalitas diurus, uang dicatat masuk dan keluar dicatat, tidak pernah ngemplang hutang, pasti pinjaman bank bisa didapat dengan mudah.
Tapi kalau mentalitas anda tukang ngemplang utang, mengabaikan legalitas dan pencatatan keuangan, tidak pernah berhubungan dengan bank ya ribet.
Pinjaman bank itu bisa menjadi salah satu tolak ukur kemajuan bisnis anda, karena persyaratan yg diminta bank adalah sangat sesuai dengan kaidah-kaidah bisnis profesional.

Pengusaha dengan Bank sesunggunya saling membutuhkan, dalam transaksi online yg lagi trend saat ini peran bank sangat sentral, semua pembayaran online rata2 lewat transfer bank, demikian juga tatkala pengusah butuh modal, bank lah yang selalu siap menjawab kebutuhan pengusaha dalam bentuk kucuran kredit, seandainya tidak ada pengusaha kepada siapa bank menyalurakan kredit?

Perasaan saya minjem di Bank tidak seribet ini? Betul kalau pinjaman masih dibawah 10 juta, kalau sudah kelas ratusan juta, syarat diatas mutlak di perlukan, karena saya pernah ngalamin minjem dari kelas lima jutaan sampai rstusan juta.

Kamis, 17 Agustus 2017

Medeka !!



"Bapak kerja dimana, kok jam segini sudah pulang?" Tanya abang gojek saat mengantar saya pulang pukul 15.00 siang kemarin, saya tidak bekerja pak, saya kebetulan wirausaha.
Kenikmatan paling indah dari seorang wirausaha adalah fleksibilitas dalam mengatur waktu, kita bebas mengatur waktu kerja, janjian sama orang atau berlibur sesuai dengan kehendak kita.
Misalkan saya janjian sama orang, biasanya pilih waktu yang tidak membuat kita mumet di jalan karena macet, saya pilih diatas jam 09.00 pagi, terus biar efisien, saya lebih seneng naik angkutan umum yg nyaman dan anti macet seperti Comuter line disambung gojek atau grab car.
Biasanya saya pulang dari janjian atau urusan tertentu diusahakan dibawah jam tiga, kenapa? Pada jam segitu kereta masih sepi dan nyaman tidak berbarengan dengan orang pulang kerja sehingga jam tiga sudah sampai di rumah.
Persoalan klasik kota besar memang macet, kemacetan itu memuncak saat jam masuk atau pulang kerja, kalau dulu dari rumah saya di Bekasi sampai Cawang bisa ditempuh maksimal satu jam, sekarang mungkin sudah dua jam.
Bisa dimaklumi kebijakan pemerintah mulai mengatur jadwal ganjil genap di jalan tol Cikanpek- Jakarta, itu karena kemacetan sudah semakin parah dan sulit diatasi.
Bayangkan betapa stresnya para pekerja kita, berangkat dari rumah subuh (bahkan sebelum subuh) sampai kantor jam 07.00, pulangnya juga begitu dari kantor jam 17.00 sampai rumah bisa jam 21.00, selama 4 jam waktu produktif digunakan untuk perjalanan.
Belum lagi tekanan pekerjaan di kantor, yg melelahkan, teguran atasan, target yg tidak tercapai ditambah lagi bisa jadi ada permasalahan keluarga di rumah, membuat para pekerja semakin stress.
Bersukurlah saya, telah khatam jadi pegawai, beralih jadi wirausaha, jadi tidak perlu bermacet ria menembus belantara Jakarta, demi menunaikan tugas, saya bisa punya waktu lebih banyak bersantai, bisa ber facebook ria di jam kerja tanpa ada teguran dari atasan.
Fleksibilitas waktu ini saya kira dirasakan oleh semua teman wirausaha, misalkan untuk jadwal kegiatan pertemuan, whorksop atau kofdar, temen-temen malah seneng ketemuan bukan di hari libur, kenapa? karena hari libur buat mereka hari jualan, banyak momen-moment kegiatan masyarakat dilakukan di hari minggu, seperti jualan di arena car free day (cfd).
Saya telah merdeka dari tekanan kemacetan dan tekanan keruwetan atasan dan tekanan target kerja yang menbosankan, inilah nikmat ke merdekaan paling hakiki yang saya dapet menjadi wirausaha. Bagaimana dengan anda?
Dirgahaya Negeriku Indonesia
Merdeka !
Merdeka !
Merdeka !

Rabu, 16 Agustus 2017

Saya Mau Bisnis Tapi bagaimana memulainya?


Tulisan saya di Facebook "Kapan Memulai Bisnis?"mendapat pertanyaan dari teman fb, saya mau bisnis, tapi bisnis apa? Bagaimana memulainya? Bisnis yang paling gampang adalah membisniskan hoby, misalkan anda hoby masak, jadikan hoby memasak itu sebagai bisnis, anda hoby menulis jadikan menulis itu sebagai bisnis.
Bagaimana memulainya, gampang bangat, untuk anda yang hoby masak, buat segera masakan super nikmat, setelah itu tawarkan kepada tetangga dan teman dekat masakan super enak buatan anda, kalau dirasa masakan anda memang maknyus, pastinya repeat order dari teman anda akan terjadi.
Anak saya sangat pandai menulis, setiap tugas kuliah yg mewajibkan tulis menulis seperti membuat proposal kalimatnya indah dan sangat menarik, hoby lain anak nongkrong di warnet, nah suatu hari saat nongkrong di warnet ada orang minta tolong bikin proposal, ke petugas warnet, petugas warnet tidak bisa, nah anak saya menawarkan diri membuat proposal itu, ternyata proposal yg dibuat anak saya ok banget, pelanggan warnet sangat puas.
Jadilah hoby menulis itu sebagai pendapatan sampingan anak saya, setiap ada orang yg butuh tulis menulis, mulai dari proposal, tugas kuliah, karya tulis, anak saya selalu di hubungin petugas warnet.
Kata kawan saya Mr Ato Sunarto, jurus memulai Bisnis itu adalah APH, Action Pikir Hitung, bisnis di awali dengan Action bukan dengan mikir apalagi hitung-hitungan.
Kebanyakan orang saat memulai bisnis terlalu banyak mikir, bisnis apa ya? Modalnya berapa ya? Pemasarannya kemana ya? Terus bikin study kelayakan bisni dengan hitungan jlimet, akhirnya tidak pernah actoin.
Action itulah yang dilakukan Bapak Pensiunan Bank, bapak itu malah tidak punya kemanpuan membuat risol, dia kursus terlebih dahulu, lalu langsung action. Pertama bikin risol dijual sama tetangga, sahabat dan kerabat, di awal-awal mental jualan pasti masih malu-malu, tapi seiring perjalan waktu mental malu-malu hilang manakala produk yang kita tawarkan dilirik
Kalau Kata AA Gyim mah bisnis itu diawali dengan 3M (Mulai Dari yang Kecil, Mulai Dari diri sendiri, Mulai sekarang juga), nah mulainya dengan apa? Sekali lagi Action.

Selasa, 15 Agustus 2017

Kapan Memulai Bisnis?


Tadi pagi saat di cfd saya kedatangan tamu seorang bapak, ingin gabung ke umkm mamin, umurnya sudah lebih dari 55 tahun, pensiunan sebuah bank di Jakarta, baru mulai bisnis membuat Risol beku, saya ngobrol panjang lebar dengan bapak ini, yang intinya punya keinginan gabung dengan komunitas yang saya pimpin dan ingin belajar.

Salut dengan keinginan Bapak ini, di usia pensiun masih semangat membuka usaha da belajar, teringat saya dengan kisah Harland David Sanders lebih dikenal dengan sebutan Kolonel Sardes merupakan seorang pebisnis berkebangsaan Amerika Serikat yang ikut mendirikan Kentucky Fried Chicken. Dia mulai aktif berbisnis ketika usia sudah Sepuh, pada akhirnya bisa sukses

Menjadi pebisnis memang tidak diperlukan syarat khusus, asal punya nyali dan keberanian untuk memulai bisa langsung jalan, tidak perlu syarat usia, ijazah atau keahlian tertentu seperti seorang karyawan, karenanya menjadi pebisnis tidak perlu birokrasi dan test yang melelahkan, tidak ada atasan, anda bosnya sekaligus karyawannya.

Jadi tidak perlu ragu jadi pebisnis walaupun usia sudah sepuh. Justru di usian sepuh dengan bekal pengalaman hidup, akan menjadikan bisnis anda bermakna, lebih memahami nilai-nilai etika, sehingga bisnis bukan hanya sekedar cari uang, bisnis adalah ibadah dalam mengisi hari tua.

Kapan sebaiknya mulai berbisnis? Kapan pun dan usia berapapun pasti bisa, ayo berbisnis.
Berlanjut.....

Senin, 14 Agustus 2017

Mengakui Kesalahan


Beberapa hari lalu dua pelanggan memesan beberapa produk saya, dari Tanggerang pesen bandeng rorod 2 steak bandeng 3, satunya lagi pesan 5 bandeng rorod rasa originil. Saya kurang kontrol pada saat penulisan alamat di kemasan pengiriman, sehingga alamat tertukar, jadinya barang tertukar.

So pasti pada komplin lah, saya langsung cek pengiriman dan memang salah, yang saya lakukan langsung minta maaf dan berjanji akan segera kirim ulang pesanan yang di minta pelanggan.

Terus barang yang terlanjur dikirim gimana? Ya saya pasrahkan, dikirim balik pun butuh pengemasan khusus dan nambah biaya ongkos kirim, silahkan dinikmati saja barang yang salah kirim itu, anggap saja itu upaya saya untuk menebus kesalahan, walaupun rugi ya komitmen kepada pelanggan harus di utamakan.

Ajaibnya ketika saya pasrahkan malah pelanggan membayar barang yang tidak dia pesan, dia bilang tidak rela makan barang yg bukan menjadi haknya, pelanggan saya langsung tanya harga dan transfer uang untuk membayar yg dia tidak pesan.

Pengalaman ini mengajarkan pada saya, apabila kita salah melayani pelanggan, terus mengakui terus terang kesalahan dan meminta maaf, maka pelanggan pun akan memakluminya, yang penting buat kita selaku penjual membuat komitmen menuntaskan pesanan yang salah itu dengan cepat dan profesional
.
Mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan sepenuh hati adalah salah satu kunci keberhasilan bisnis, kesalahan adalah hal manusiawi, respon kita terhadap sebuah kesalahan itu yang paling penting.

Sabtu, 22 Juli 2017

"Sunnah"


Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua jilbab itu sunnah
Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua pengajian itu sunnah

Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua Masjid itu sunnah
Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua Ustadz itu sunnah

Sebelum kata "sunnah" itu marak
Semua pesantren itu Sunnah
Sekarang muncul "jilbab sunnah"
Jilbab menjadi, tidak semua sunnah

Sekarang muncul "pengajian sunnah"
Pengajian menjadi, tidak semua sunnah
Sekarang muncul "masjid sunnah"
Masjid menjadi, tidak semua sunnah

Sekarang muncul "ustadz sunnah"
Ustadz menjadi, tidak semua sunnah
Sekarang muncul "pesantren sunnah"
Pesantren menjadi, tidak semua sunnah

Ah ....antum belum memahami
"Sunnah", sangat Anti dakwah "sunnah"
itu kata mereka yang Ahli "sunnah"

Hanya mereka yang paham "sunnah"
yang lain dianggap tidak paham "sunnah"

Hanya mereka yang mengamalkan "sunnah"
yang lain dianggap tidak mengamalkan "sunnah"

Hanya mereka yang paling "sunnah"
yang lain dianggap tidak "sunnah"

Hanya mereka yang berhak
Menafsirkan "sunnah", 

yang lain dianggap tidak bisa
menafsirkan kata "sunnah"

Jadi, "sunnah" milik kamu ...ya kamu!!
yang lain tidak berhak atas "sunnah"
Ya sudah kau ambil itu "sunnah"
aku tetap memilih sunnah menurut
pemahamanku.

akhi "sunnah" antum tidak berdasarkan
dakwah tauhid, yang sesuai
dengan mazhaf salaf
yang diamalkan para salafus salihin
berdasarkan pada quran hadist

ah aku pengen dakwah yang biasa saja
yang selama ini aku ikuti, dakwah gaul
yang membumi dan mengasyikan 

bukan dakwah menakutkan
hoby membidakan, menyesatkan
dan menyalahkan.

Ambil saja "Sunnahmu" itu
untuk dirimu, jamaahmu
dan kelompokmu

biarkan ada sunnah yang lain
menyemarakan lahan dakwah
di jalur yang berbeda

Rabu, 12 Juli 2017

Sekolah negeri



Gagal masuk sekolah negeri bukan berarti kiamat, ada ribuan sekolah swasta pondok pesantren dan madrasah bermutu, kenapa musti ngejar sekolah negeri?

Konon kabarnya sekolah negeri gratis dan murah? Ya kalau nyekolahin anak bermental gratisan dan murahan, sebagai ortu anda mengabaikan sabda kanjeng nabi :

"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki2 dan perempuan"
Makna wajib berarti anda bukan hanya menyuruh anak sekolah, tapi menanggung biaya pendidikanya termasuk biaya sekolah, buku, 
seragam sampai ongkos dan uang jajan sekolah.

Saya mendengar di PPDB ada jalur khusus untuk orang tidak mampu, tentunya di peruntukan untuk yang benar-benar tidak mampu, nah ada orang tua yang tega dan tidak punya malu mengambil jatah hak orang miskin ini dengan membuat surat keterangan tidak mampu di kelurahaan demi memaksakan anaknya masuk sekolah negeri, nauzubilla min zalik.

Kalau anda mampu dan anak anda tidak lolos sekolah negeri, sekolahkan anak di sekolah swasta, jangan bermental pura2 miskin, nyekolahin anak tidak mampu, tapi punya hp merk keren harga jutaan langganan quota internet ratusan ribu tiap bulan ada.

Udah nggak zaman kali dikotomi negeri dan swasta, semua sama dan bermutu, lagi pula tidak ada korelasi antara sekolah di swasta dengan masa depan suram, terus belajar di sekolah negeri masa depan cerah.