Arsip Blog

Rabu, 16 Agustus 2017

Saya Mau Bisnis Tapi bagaimana memulainya?


Tulisan saya di Facebook "Kapan Memulai Bisnis?"mendapat pertanyaan dari teman fb, saya mau bisnis, tapi bisnis apa? Bagaimana memulainya? Bisnis yang paling gampang adalah membisniskan hoby, misalkan anda hoby masak, jadikan hoby memasak itu sebagai bisnis, anda hoby menulis jadikan menulis itu sebagai bisnis.
Bagaimana memulainya, gampang bangat, untuk anda yang hoby masak, buat segera masakan super nikmat, setelah itu tawarkan kepada tetangga dan teman dekat masakan super enak buatan anda, kalau dirasa masakan anda memang maknyus, pastinya repeat order dari teman anda akan terjadi.
Anak saya sangat pandai menulis, setiap tugas kuliah yg mewajibkan tulis menulis seperti membuat proposal kalimatnya indah dan sangat menarik, hoby lain anak nongkrong di warnet, nah suatu hari saat nongkrong di warnet ada orang minta tolong bikin proposal, ke petugas warnet, petugas warnet tidak bisa, nah anak saya menawarkan diri membuat proposal itu, ternyata proposal yg dibuat anak saya ok banget, pelanggan warnet sangat puas.
Jadilah hoby menulis itu sebagai pendapatan sampingan anak saya, setiap ada orang yg butuh tulis menulis, mulai dari proposal, tugas kuliah, karya tulis, anak saya selalu di hubungin petugas warnet.
Kata kawan saya Mr Ato Sunarto, jurus memulai Bisnis itu adalah APH, Action Pikir Hitung, bisnis di awali dengan Action bukan dengan mikir apalagi hitung-hitungan.
Kebanyakan orang saat memulai bisnis terlalu banyak mikir, bisnis apa ya? Modalnya berapa ya? Pemasarannya kemana ya? Terus bikin study kelayakan bisni dengan hitungan jlimet, akhirnya tidak pernah actoin.
Action itulah yang dilakukan Bapak Pensiunan Bank, bapak itu malah tidak punya kemanpuan membuat risol, dia kursus terlebih dahulu, lalu langsung action. Pertama bikin risol dijual sama tetangga, sahabat dan kerabat, di awal-awal mental jualan pasti masih malu-malu, tapi seiring perjalan waktu mental malu-malu hilang manakala produk yang kita tawarkan dilirik
Kalau Kata AA Gyim mah bisnis itu diawali dengan 3M (Mulai Dari yang Kecil, Mulai Dari diri sendiri, Mulai sekarang juga), nah mulainya dengan apa? Sekali lagi Action.

Selasa, 15 Agustus 2017

Kapan Memulai Bisnis?


Tadi pagi saat di cfd saya kedatangan tamu seorang bapak, ingin gabung ke umkm mamin, umurnya sudah lebih dari 55 tahun, pensiunan sebuah bank di Jakarta, baru mulai bisnis membuat Risol beku, saya ngobrol panjang lebar dengan bapak ini, yang intinya punya keinginan gabung dengan komunitas yang saya pimpin dan ingin belajar.

Salut dengan keinginan Bapak ini, di usia pensiun masih semangat membuka usaha da belajar, teringat saya dengan kisah Harland David Sanders lebih dikenal dengan sebutan Kolonel Sardes merupakan seorang pebisnis berkebangsaan Amerika Serikat yang ikut mendirikan Kentucky Fried Chicken. Dia mulai aktif berbisnis ketika usia sudah Sepuh, pada akhirnya bisa sukses

Menjadi pebisnis memang tidak diperlukan syarat khusus, asal punya nyali dan keberanian untuk memulai bisa langsung jalan, tidak perlu syarat usia, ijazah atau keahlian tertentu seperti seorang karyawan, karenanya menjadi pebisnis tidak perlu birokrasi dan test yang melelahkan, tidak ada atasan, anda bosnya sekaligus karyawannya.

Jadi tidak perlu ragu jadi pebisnis walaupun usia sudah sepuh. Justru di usian sepuh dengan bekal pengalaman hidup, akan menjadikan bisnis anda bermakna, lebih memahami nilai-nilai etika, sehingga bisnis bukan hanya sekedar cari uang, bisnis adalah ibadah dalam mengisi hari tua.

Kapan sebaiknya mulai berbisnis? Kapan pun dan usia berapapun pasti bisa, ayo berbisnis.
Berlanjut.....

Senin, 14 Agustus 2017

Mengakui Kesalahan


Beberapa hari lalu dua pelanggan memesan beberapa produk saya, dari Tanggerang pesen bandeng rorod 2 steak bandeng 3, satunya lagi pesan 5 bandeng rorod rasa originil. Saya kurang kontrol pada saat penulisan alamat di kemasan pengiriman, sehingga alamat tertukar, jadinya barang tertukar.

So pasti pada komplin lah, saya langsung cek pengiriman dan memang salah, yang saya lakukan langsung minta maaf dan berjanji akan segera kirim ulang pesanan yang di minta pelanggan.

Terus barang yang terlanjur dikirim gimana? Ya saya pasrahkan, dikirim balik pun butuh pengemasan khusus dan nambah biaya ongkos kirim, silahkan dinikmati saja barang yang salah kirim itu, anggap saja itu upaya saya untuk menebus kesalahan, walaupun rugi ya komitmen kepada pelanggan harus di utamakan.

Ajaibnya ketika saya pasrahkan malah pelanggan membayar barang yang tidak dia pesan, dia bilang tidak rela makan barang yg bukan menjadi haknya, pelanggan saya langsung tanya harga dan transfer uang untuk membayar yg dia tidak pesan.

Pengalaman ini mengajarkan pada saya, apabila kita salah melayani pelanggan, terus mengakui terus terang kesalahan dan meminta maaf, maka pelanggan pun akan memakluminya, yang penting buat kita selaku penjual membuat komitmen menuntaskan pesanan yang salah itu dengan cepat dan profesional
.
Mengakui kesalahan dan meminta maaf dengan sepenuh hati adalah salah satu kunci keberhasilan bisnis, kesalahan adalah hal manusiawi, respon kita terhadap sebuah kesalahan itu yang paling penting.

Sabtu, 22 Juli 2017

"Sunnah"


Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua jilbab itu sunnah
Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua pengajian itu sunnah

Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua Masjid itu sunnah
Sebelum kata "sunnah" itu marak,
Semua Ustadz itu sunnah

Sebelum kata "sunnah" itu marak
Semua pesantren itu Sunnah
Sekarang muncul "jilbab sunnah"
Jilbab menjadi, tidak semua sunnah

Sekarang muncul "pengajian sunnah"
Pengajian menjadi, tidak semua sunnah
Sekarang muncul "masjid sunnah"
Masjid menjadi, tidak semua sunnah

Sekarang muncul "ustadz sunnah"
Ustadz menjadi, tidak semua sunnah
Sekarang muncul "pesantren sunnah"
Pesantren menjadi, tidak semua sunnah

Ah ....antum belum memahami
"Sunnah", sangat Anti dakwah "sunnah"
itu kata mereka yang Ahli "sunnah"

Hanya mereka yang paham "sunnah"
yang lain dianggap tidak paham "sunnah"

Hanya mereka yang mengamalkan "sunnah"
yang lain dianggap tidak mengamalkan "sunnah"

Hanya mereka yang paling "sunnah"
yang lain dianggap tidak "sunnah"

Hanya mereka yang berhak
Menafsirkan "sunnah", 

yang lain dianggap tidak bisa
menafsirkan kata "sunnah"

Jadi, "sunnah" milik kamu ...ya kamu!!
yang lain tidak berhak atas "sunnah"
Ya sudah kau ambil itu "sunnah"
aku tetap memilih sunnah menurut
pemahamanku.

akhi "sunnah" antum tidak berdasarkan
dakwah tauhid, yang sesuai
dengan mazhaf salaf
yang diamalkan para salafus salihin
berdasarkan pada quran hadist

ah aku pengen dakwah yang biasa saja
yang selama ini aku ikuti, dakwah gaul
yang membumi dan mengasyikan 

bukan dakwah menakutkan
hoby membidakan, menyesatkan
dan menyalahkan.

Ambil saja "Sunnahmu" itu
untuk dirimu, jamaahmu
dan kelompokmu

biarkan ada sunnah yang lain
menyemarakan lahan dakwah
di jalur yang berbeda

Rabu, 12 Juli 2017

Sekolah negeri



Gagal masuk sekolah negeri bukan berarti kiamat, ada ribuan sekolah swasta pondok pesantren dan madrasah bermutu, kenapa musti ngejar sekolah negeri?

Konon kabarnya sekolah negeri gratis dan murah? Ya kalau nyekolahin anak bermental gratisan dan murahan, sebagai ortu anda mengabaikan sabda kanjeng nabi :

"Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki2 dan perempuan"
Makna wajib berarti anda bukan hanya menyuruh anak sekolah, tapi menanggung biaya pendidikanya termasuk biaya sekolah, buku, 
seragam sampai ongkos dan uang jajan sekolah.

Saya mendengar di PPDB ada jalur khusus untuk orang tidak mampu, tentunya di peruntukan untuk yang benar-benar tidak mampu, nah ada orang tua yang tega dan tidak punya malu mengambil jatah hak orang miskin ini dengan membuat surat keterangan tidak mampu di kelurahaan demi memaksakan anaknya masuk sekolah negeri, nauzubilla min zalik.

Kalau anda mampu dan anak anda tidak lolos sekolah negeri, sekolahkan anak di sekolah swasta, jangan bermental pura2 miskin, nyekolahin anak tidak mampu, tapi punya hp merk keren harga jutaan langganan quota internet ratusan ribu tiap bulan ada.

Udah nggak zaman kali dikotomi negeri dan swasta, semua sama dan bermutu, lagi pula tidak ada korelasi antara sekolah di swasta dengan masa depan suram, terus belajar di sekolah negeri masa depan cerah.

Sabtu, 08 Juli 2017

B a b e h


Teman-teman lintas komunitas memanggil saya babeh, entah itu panggilan kehormatan atau ledekan, faktanya meman saya sudah tua hari ini berusia setengah abad, rambut memutih, gigi ompong tampang tua.

Babeh buat saya panggilan kehormatan, dalam tradisi betawi babeh atau baba adalah orang nomor dua setelah engkong (kakek), manakala engkong meninggal baba yang dituain mengganti tugas dan peran engkong.

Panggilan babeh juga pengingat kematian, karena usia sudah mendekati sepuh, sudah kudu inget akherat, jangan seperti si nganu yg udah bau kubur masih menanyakan alam keabadian.

Kanjeng Nabi usianya 63 tahun, saya sudah 50 tahun, kalau usia saya ditakdirkan sama dengan nabi, berarti sisa umur saya tinggal 13 tahun, lah kalau dikasih jatah 58 tahun seperti para pensuinan PNS berarti sisa cumen 8 tahun.

Kata pepatah bijak waktu itu laksana pedang jika kita tidak mampu memanfaatkannya maka pedang itu menusuk diri kita sendiri, Quran surat Al-Ashr menggambarkan pentingnya mengelola waktu, bahwa sesungguhnya manusia mengalami kerugian jika tidak bisa mengelola waktu, demi masa, sesungguhnya manusia senantiasa dalam kerugian, kecuali orang beriman dan beramal soleh.

Sudahkah saya mengamalkan surat Al Ashr? Memanfaatkan waktu dengan baik? ah rasanya belum, banyak waktu saya digunakan untuk hal sia-sia, masih banyak yang harus di benerin, di reparasi bahkan di ketok magik, mudah-mudahan di sisa usia saya selalu diberkahi kesehatan dan kekuatan untuk selalu taat dan patuh pada jalan Allah SWT.

Terus terang seumur-umur saya tidak pernah merayakan milad pribadi, ya karena memang bukan tradisi, seringnya mah saya malah menghadiri dan merayakan Maulud Kanjeng Nabi Muhammad SAW lebih bermakan karena bisa mendengar tausiah dari banyak ustadz dan kyai.

Namun usia 50 tahun patut di rayakanan bukan dengar tiup lilin atau obor, tapi lebih kepada introspeksi diri sudahkah saya bermanfaat bagi ummat? Kata hadist Nabi sebaik- baik nya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain.

Terima kasih teman-teman yang telah mengingatkan berkurangnya jatah umur dan mendoakan saya, mudah-mudahan jadi pengingat tentang kehidupan abadi di yaumil akhir, Amin

Senin, 03 Juli 2017

G o k i l


Gokil itu bahasa preman maknanya gila, salah satu ciri seorang entrepenuer adalah berpikir diluar kebiasaan, nah karena berpikirnya tidak umum maka bagi yang tidak paham sering menyebut sebagai orang menyimpang alias orang gila.

Tirto utomo seorang karyawan Pertamina di era 70-an, memutuskan membuat minuman air mineral alias air bening dalam botol, bermula dari pengalaman dia mengajak tamu luar negeri nginap di hotel berbintang, tamu tersebut setelah dihidangkan minuman hotel terkena diarie, karena minuman hotel ternyata tidak hygenis, dari peristiwa timbul ide dari Tirto untuk membuat minuman hyigenis dalam kemasan botol, praktis dan hygenis tinggal buka dan minum.

Untuk mewujudkan idenya Tirto investasi membuat pabrik di kawasan Pondok Ungu Bekasi, bahkan Tirto berani keluar dari zona nyaman berhenti dari perusahaan bergengsi pada waktu itu guna mewujudkan impian menjual minuman bening dalam botol.

Pada waktu itu nyaris semua teman Tirto nyinyir dan mentertawakan tindakannya; bodoh, gokil dan tidak logis, melepas posisi enak di Pertamina dan membuat pabrik minuman aneh, disaat masyarakat gandrung dengan minuman manis, lah ini bikin minuman bening.

Pada masa itu, isu bahaya minuman manis untuk kesehatan belum menggema, ditambah lagi minum air bening itu memang mudah, orang2 di Jakarta mencari sumber air gampang, tinggal bor beberapa meter air sudah didapat, lalu dimasak jadi dah minuman bening, lah kenapa mesti beli? Belum ada isu air Jakarta telah tercemar saat itu.

Tirto tetep menjalankan impiannya, segala daya upaya dilakukan, hingga pada suatu saat Tirto nyaris kalah, mau menutup pabrik impiannya, namun aneh disaat akan menutup pabriknya, tim Tirto memutuskan membuat keputusan gokil alias gila menaikan harga minuman tiga kali lipat, benar2 gila, barang tidak laku, pabrik mau ditutup, lah naikin harga jual tiga kali lipat.

Ajaibnya keputusan gila itu justru meningkatkan penjualan tiga kali lipat, keperceayaan masyarakat tumbuh ketika harga tinggi, mereka percaya kwalitas minuman Tirto sebanding denga harganya, mungkin anda tidak kenal dengan Tirto Utomo, pasti anda kenal dengan minuman Merk Aqua, ya Tirto adalah pendiri Aqua minuman bening yang melegenda, bisa baca kisah Tirto membangun Aqua disini
https://x.detik.com/…/201…/Aqua-Pernah-Nyaris-Mati/index.php

Apa yang bisa kita petik dari kisah Tirto? Sebuah bisnis bisa dimulai dari sebuah impian, jangan abaikan mimpi kecil, sebuah mimpi akan terus berkembang jika dipupuk, dipelihara dan diwujudkan dengan action, abaikan omongan orang, kalau anda dibilang gila katakan memang gue gokil

Enam tahun lalu saya bermimpi membuat oleh-oleh khas Kota Bekasi, sebuah mimpi sederhana karena Bekasi tidak punya oleh-oleh khas, perlahan namun pasti impian itu diwujudkan, mulai dari buka rumah makan terus bangkrut, jual dalam bentuk matang bangkrut juga, akhirnya jual dalam bentuk frozen dan alhamdulillah sukses.

Jadi ciri khas orang sukses itu kudu gokil, seperti ibu di photo ini, bisnisnya bener2 gokil (gosok keliling), banyak ibu2 males seterika, ibu ini melihat ada peluang terima jasa seterika keliling dor to dor, jika ditekuni ibu ini bisa jadi pengusaha sukses, itulah makna impian dimulai dari action kecil, kalau anda mentertawakan ibu ini, maka anda termasuk bagian yg nyinyir terhadap impian pengusaha, kelak ketika ibu ini sukses anda akan ditertawakan oleh orang sukses, elu masih anggap gue gokil? ðŸ˜‚😂